ia teliti lagi kertas cukai yang melekat di rokok kretek yang baru dibelinya.
ada sesuatu tanda atau tata letak kertas itu yang mereka yakini sebagai pertanda cita rasa isi didalamnya.
hasil dari obrolan masa ke masa yang katanya sudah terbukti.
walaupun sepertinya lebih banyak sebagai psikologi taste
dan ia juga tak ingin mendapatkan rokok kretek yang cukup mahal untuk ukurannya itu, bukan sebagai bungkusan yang terbaik.
iapun paling2 bisa beli sekali dua minggu
seperti sore ini, baru tadi ia dapat upahnya sebagai seorang pekerja
untuk menghilangkan candu akan kenikmatan merokok, bukan hanya menghasilkan asap saja seperti rokok hariannya.
nanti malam ia harus setor ke istrinya
untuk tetap melanjutkan kehidupan ia dan 5 orang anaknya
apa apa mahal kata istrinya
belum lagi biaya sekolah anak2nya yang katanya sekolah gratis itu
iapun tak berharap bisa minta duit itu lagi dari istrinya
walau sekedar beli 1 bungkus rokok yang paling murah
dan masalah merokok itu....
ia pun tak tau darimana asal muasalnya...
ntar disambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar